Tips Membuat Keju Mozarela Serta Perbedaan Keju Mozzarella dan Keju Cheddar

Keju mozarella saat ini lagi viral di Indonesia. Keju bercorak putih serta gampang leleh ini sering aku temui dalam bermacam hidangan serta jajanan terkenal. Sebut saja martabak, kentang goreng apalagi mie goreng juga diberi topping lelehan mozarella yang menggiurkan! Serta nyatanya, harga jajanan tersebut jadi tidak murah mengingat harga keju ini yang kurang terjangkau.


Tetapi namanya jatuh cinta, aku juga mencari- cari metode buat buatnya sendiri supaya lebih banyak serta murah. Kala googling, aku menciptakan secercah harapan pada formula“ keju mozarella homemade”. Salah satu formula yang aku praktikan( serta sukses!) merupakan kepunyaan Ribka Arini. Formula ini sangat eye- catching sebab cuma perlu 3 bahan saja. Penasaran? Scroll ke dasar, ayo!

1. Persiapkan bahan- bahan

Keju mozarella homemade ini terbilang mirip dengan mozarella yang dijual di toko. Bagi aku, keju ini merupakan tipe KW super- nya. Karena, tekstur keju ini gampang leleh dikala dipanaskan serta rasanya ngeju.

Bahan- bahan yang digunakan sangat simpel serta gampang didapatkan, ialah keju cheddar, susu cair full cream tawar, serta tepung sagu/ tapioka. Nah, tepung sagu/ tapioka pula secara natural sanggup mengenyalkan tekstur keju mozarella.

2. Panaskan susu cair serta tepung

Takaran susu cair serta keju cheddar merupakan 5: 3. Jadi jika kamu gunakan 300 ml susu, hingga gunakanlah 180 gr keju cheddar. Langkah awal, serut keju cheddar seperlunya. Siapkan panci, kemudian tuang susu cair serta tepung tapioka/ sagu. Bila kamu gunakan 300 ml susu, hingga tuang 2 sdm tapioka. Aduk sampai tepungnya larut serta nyalakan api. Panaskan dengan api yang sangat kecil( nyaris mati).

3. Masukkan keju serta aduk sampai kental

Masukkan keju yang telah diparut secara bertahap. Senantiasa aduk larutan susu serta tapioka sepanjang memasukkan keju supaya tidak menggumpal. Kala keju telah masuk seluruh, aduklah adonan tersebut sampai kejunya larut serta teksturnya kental. Kurang lebih sepanjang 10- 20 menit.

4. Tuang ke wadah serta simpan freezer

Sehabis mengental, matikan api serta diamkan adonan keju tersebut sampai dingin( temperatur ruang). Tuang adonan keju ke dalam wadah kering serta masukkan dalam freezer. Jika telah agak membeku, keluarkan dari freezer serta potong- potong cocok selera. Kamu dapat langsung memanfaatkannya buat memasak, deh!

Mudah sekali, kan? Tidak hanya instan, formula ini pula terhitung murah. Tetapi jika kamu mau mozarella leleh yang dapat ditarik alias ngaret, keju ini tidak begitu elastis. Tetapi rasanya boleh diadu serta sesuai buat pizza, bitterballen, macaroni schotel, serta lasagna panggang. Selamat berupaya!

Perbandingan Utama: Walaupun terdapat banyak perbandingan antara keju Mozzarella serta Cheddar, berarti dicatat kalau yang dini berasal dari Italia, sedangkan yang berikutnya dikatakan berasal dari Inggris.

Keju merupakan bahan utama yang digunakan dalam banyak santapan lezat saat ini ini. Bagaikan produk susu, keju banyak dibuat, dijual serta disantap di segala dunia. Baik itu kanak- kanak, orang berusia ataupun orang berusia yang lebih tua, seluruh orang menikmati olesan keju yang baik dalam santapan mereka. Mengingat tipe popularitas serta menjajaki kenikmatan keju itu, bermacam jenisnya sudah terdapat, semacam keju mozzarella serta cheddar. Semacam itu terjalin dengan banyak varian keju, mozzarella serta cheddar kerap dikira sama, tetapi tidak begitu.

Berasal dari Italia, mozzarella merupakan sejenis keju yang diketahui dengan teksturnya yang lembut serta kenyal. Keju Mozzarella umumnya dibuat dari susu kerbau, serta rupanya putih. Rupanya dapat berganti jadi kuning pula, bergantung dari pola makan hewan yang darimana susu itu berasal. Susu sapi pula kadang digunakan dalam pembuatan keju mozzarella.

Keju Cheddar mempunyai tempat asal dari Somerset County of England. Ini merupakan tipe keju yang mempunyai tekstur keras serta bercorak putih kekuningan. Terbuat dengan memakai susu dari sapi, keju cheddar bisa jadi ialah varian keju yang sangat banyak dibuat secara komersial. Ini dibuat di negara- negara semacam Australia, Belgia, Amerika Serikat, Belanda, Selandia Baru serta Swedia di antara banyak negeri yang lain.

Keju Mozzarella serta cheddar berbeda dalam lebih dari satu metode. Keju Mozzarella mempunyai usia yang lumayan panjang; itu bisa ditaruh di kulkas sepanjang dekat satu bulan, serta dalam sebagian permasalahan, bisa diawetkan sepanjang lebih dari 6 bulan pula. Tetapi, keju cheddar mempunyai masa penyimpanan yang lebih luar biasa lagi, sebab bisa dipertahankan sampai 60 bulan dalam satu rentang. Keju cheddar kerap dipasteurisasi, tetapi keju mozzarella tidak butuh dipasteurisasi dengan sangat kerap. Berikutnya, keju cheddar butuh ditaruh pada temperatur konstan serta membutuhkan sarana spesial buat penyimpanan, sedangkan bandingannya, mozzarella tidak membutuhkan atensi spesial semacam itu.

Tidak hanya itu, keju cheddar butuh dikemas dengan hati- hati sebab terdapatnya kalsium laktat di dalamnya, tetapi mozzarella dapat dikemas dengan gampang serta kilat. Spesialnya, keju mozzarella merupakan opsi yang lebih banyak digunakan buat membuat hidangan semacam pizza serta pasta, dibanding dengan keju cheddar. Sebab itu, terdapat banyak perbandingan antara keju mozzarella serta cheddar. 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.